Tiga bocah berlari-lari
Tanpa tau arah pasti
Menuju matahari terbenam
Mereka pulang dengan tanpa beralaskan kaki
Bocah tersebut pulang ke gubuk masing mereka punya
Sambil mengeluh mampiri orang tua
Ayah Ibu mengapa demikian terjadi
Roti di atas meja keras bagaikan batu
Sang orang tua menangis
Sang ayah menggendong si anak
Nak lihat rembulan di atas langit
Mereka terus bersinar tanpa harus ada yang peduli
Dan bintang-bintang terus menemani hingga akhir fajar
Sang anak pun mulai berdiri tegak
Sambil menundukkan kepala ia pun menangis
Dalam tangisan ia berikrar
Ayah Ibu dengarlah apa diriku berkata
Diriku kan sebaik mungkin hadapai ranjau di ladang
Sambil berdiri gagah di puncak bukit kembar hijau
Selama Matahari dan bulan bergulir
Tangan dan kaki tidaklah henti
Pikiran dan hati selalu serasi
Related Posts :
- Back to Home »
- Puisi , Rangkaian kata »
- Ikrar Bocah Laskar Pelangi
Post a Comment