Tak terbesit sedikit kata apapun dalam pikiran
Melihat tangis air matamu mengingatkanku akan sesuatu
Mengingat aku pada tempo dahulu
Saat semua akan memulai sesuatu
Seberapa berat pun beban hidup yang kau tanggung
Seberapa banyak masalah yang kau tumpuk
Bukan menjadikanmu melemah dalam segala hal
Tapi jadikan itu sebagai penyemangat diri menyongsong hari
Jika kau ingin menangis menangislah
Jangan kau tahan dan bendung air matamu
Kau bukanlah gadis perkasa melainkan gadis biasa
Aku ada disini tuk menanggung semua tangismu dalam dekapanku
Heem.., aku mengerti aku mendengar suara hatimu
"Tolong aku, bantu aku", dalam hati kau berucap
Aku disini bukan sebagai pahlawan yang sanantiasa membantumu
Aku disini sebagai pria idaman yang selalu setia membuatmu nyaman disisiku
Related Posts :
- Back to Home »
- Puisi , Rangkaian kata »
- Pria yang Senantiasa Perhatian
Post a Comment