Posted by : Novel fiksi ringan
Sunday, March 9, 2014
Dalam puisi ku berkarya
Dalam huruf ku rangkai kata
Dalam kata ku rangkai kalimat
Dalam kalimat ku rangkai bait
Bait demi bait ku rangkai dalam puisi nan indah
Sedih dalam hati telah lama ku pendam
Bimbang dalam pikiran memenuhi otakku
Irama hati jadi tak menentu
Tangan gemetar mata terpaku\
Ingin ku tuangkan darah merah dalam otak
Ke dalam sebuah cangkir suci
Berlapiskan emas dan berhias berlian
Membaptis diri dalam kegelapan
Disinalah aku lahir
Untuk inilah aku hidup
Tiada tempat ku mengekang diri
Dalam karya aku kembali bangkit
Post a Comment