Posted by : Novel fiksi ringan Thursday, March 13, 2014

Darahku mengalir di dalam nadi
Mengalir deras demi nama Ibu Pertiwi
Tulangku rapuh ditelan masa
Menompang bagai pilar jembatan Revolusi

Semangatku bergebuh-gebuh
Bagaikan kereta di Hari Rabu
Bergerak kencang pada sebuah jalur
Jalur yang jauh tanpa jalan pintas


Aku labil dalam berkir
Aku labil dalam bertindak
Tidakkah kau mengerti arti diri
Ingin Berguna bagi Tanah Ibu Pertiwi

Ingin ku curahkan tenaga
Ingin ku tumpahkan darah raga ini
Apa daya di Masa Kini
Gunakan akal bukanlah emosi
Tundukkan diri Meraih cita dan mimpi
Mengemban nama, nama Ibu Pertiwi


Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Translate

- Copyright © Arisanjou | Mari Berkarya ! -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -