Posted by : Novel fiksi ringan
Saturday, August 31, 2013
Dikala langit sedang berkabu
Kala mentari terkikis
Dikala bulan dilahirkan
Saat itulah awan menangis
Ku berjalan diatas bayang
Kutertunduk dibawah bintang
Diselimuti tangis diri
Angin malam menusuk hati
Bayang-bayang diri tiada makna
Tanpa ada rasa bahagia
Air mata pun berlinang
Bagaikan sebuah permata
Ingin aku menggapai diri
Serasa berjalan tanpa kaki
Beban kepala pun terangkat
Bersama jiwa yang melayang
Post a Comment